
BAHASA, SASTRA, DAN BUDAYA INDONESIA DALAM JEBAKAN KAPITALISME
Kapitalisme bukan hanya sekadar sebuah sistem perekonomian melainkan lebih dari itu sebuah sistem sosial yang menyeluruh. Sistem itu dipandang sebagai suatu pandangan hidup yang terfokus pada upaya memperoleh keuntungan yang besar. Munculnya kapitalisme memang diwarnai semangat Aufklärung yang amat mementingkan kemerdekaan (freedom of thoughts, freedom of expression, freedom of life). Liberalisme dan kemudian neo-liberalisme adalah anak kandung yang lahir dari rahim kapitalisme. Asumsi dasarnya sangat mulia, bahwa jika setiap individu diberi kebebasan untuk berusaha, maka secara alamiah dia akan berkembang mencapai kesejahteraan ekonomi. Jiwa masyarakat kapitalisme sarat dengan harapan dan semangat ekonomi yang tinggi. Pada masa-masa awal pertumbuhan sistem kapitalisme, harapan masyarakat (Eropa) akan datangnya zaman berperadaban baik dan sempurna bersinar begitu cerah. Dalam kenyataannya, cita-cita kapitalisme untuk mewujudkan tata masyarakat dan tata dunia yang manusiawi tidak kunjung terwujud. Kondisi dunia yang telah dihegemoni oleh kekuatan kapitalisme global yang mencengkram menghasilkan kehidupan yang kontradiktif. Dampak negatif dari sistem kapitalisme ternyata sangat menge
For young readers
Book data: Open Library